Sunday, 24 February 2019

KETRAMPILAN KETENAGAKERJAAN UTAMA YANG DIBUTUHKAN PADA 2019


Pertautan akurat  yang kuat dari soft skill dan hard skill banyak dicari  dab diminati serta dibutuhkan  oleh beberapa perusahaan di tahun 2019, sedangkan hal yang terkait dengan kemampuan berkreatif atau disebut kreativitas menduduki peringkat yang paling tinggi atau pada level  teratas, hal ini diutarakan  dalam sebuah laporan belum lama ini .



Sebagaimana dapat diketahui melalui sebuah penelitian atau  analisis oleh LinkedIn disampaikan bahwa  dalam laporan "Future of Jobs" oleh World Economic Forum (WEF) membuat kesimpulan yakni  keterampilan "manusia", umpamanya  orisinalitas, inisiatif dan pemikiran kritis, sangat diperlukan pada saat kemajuan teknologi terus  berkembang dan tumbuh secara otomatis sesuai dengan kebutuhan manusia dan dunia .

"Memberikan penguatan penguasaan  soft skill menjadi pilihan dalam  investasi pendidikan terbaik yang dapat dilaksanakan  dan diupayakan  dalam karier karena kemampuan atau kecakapan ini tidak pernah ketinggalan zaman," menurut  editor pendidikan LinkedIn Paul Petrone, "Plus, munculnya kecerdasan buatan sebenarnya membuat soft skill lebih penting karena keterampilan seperti itu tidak dapat diotomatisasi oleh robot,sebab robot hanyalah sebuah mesin yang deprogram oleh manusia,banyak hal yang tidak bisa dilakukannya seperti kelenturan situasi serta kondisi suatu keadaan yang terkait dengan masalah kecil umpamanya perasaan,pertimbangan kemanusiaan dan prediksi terhadap kemungkinan yang akan terjadi.hanya manusialah yang dapat melakukan analisis kritis.

Friday, 22 February 2019

Bagaimana Sikap Anak Milenial terkait Pilpres 2019


Hallo anak milenial ? apa kabar  ? Apa yang seharusnya dilakukan  menghadapi Pemilihan Presiden 2019. Siapa yang akan dipilih......?
Untuk menjawab pertanyaan diatas perlu kita bahas dengan cara bijaksana denga penuh pemikiran dan pertimbangan yang benar, nalar harus kita gunakan,informasi  yang digunakan untuk melandasi pemikiran itu harus benar bukan informasi hoax. apalagi informasi menghasut yang bernuansa kebencian dan sejenisnya.

Pilpres dan pileg adalah kata yang sering kita dengar melalui media cetak seperti surat kabar,majalah dan lainnya,apalagi media elektronik dan media sosial seperti televisi,internet dan radio.

berita seperti itu sudah menjadi konsumsi sehari hari.oleh karena itulah harus disikapi dengan bijaksana dan bijaksini.sebagai anak milenial yaitu anak yang lahir ditahun 1980 sampai 2002. yang sekarang ini adalah anak remaja yang sedang asyik nya mengembangkan kemampuan pribadi masing untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi masa datang yang penuh dengan tantangan. hidup yang begitu rumit dan penuh dengan keinstanan,probahan situasi yang begitu cepat,maka dituntut pula ada perubahan sikap yang seimbang sebai cara untuk menyesuaikan diri antara tuntutan dan kemampuan,jika tidak demikian maka generasi milenial tidak akan mampu memenangkan bersaingan  baik ekonomi,pekerjaan,pendidikan dimasa yang akan datang.

Sunday, 17 February 2019

Dua puluh lima tantangan anak milenial dan orang tua



1. Ada tekanan untuk membuat penyesuaian yang baik karena siswa percaya masa depan mereka tergantung pada kinerja mereka dengan baik. Apakah mereka membuat pilihan yang tepat? Bagaimana mereka bisa yakin? Haruskah mereka mengubah arah, jurusan, jurusan? Menempatkan pilihan dalam perspektif jangka panjang berguna. Ada banyak orang di sekolah yang dapat membantu mereka dalam mengambil keputusan: guru, teman sebaya, dan staf sekolah.

2. Beberapa siswa akan rindu rumah, kehilangan keluarga, teman, dan peliharaan mereka. Mereka akan kehilangan rutinitas dan struktur lama.



3. Siswa mungkin ambivalen tentang ketergantungan dan kemandirian. Beberapa akan secara terbuka meminta dukungan orang tua dan yang lain tidak akan memberi tahu orang tua rincian penting. Orang tua perlu bertanya kepada anak remaja mereka bagaimana keadaan mereka tanpa terlalu banyak mencekoki - sementara itu juga dapat diakses dan terbuka.

4. Sekolah mungkin tidak memenuhi harapan yang ditetapkan oleh brosur dan penasihat penerimaan. Jarang pamflet penerimaan menceritakan semua tentang seluk beluk, dan batas dan kekurangan tempat.

Wednesday, 13 February 2019

Cara cerdas bersikap bagi guru honorer

Hallo kawan kawan guru,selamat pagi siang dan malam,semangat berkarya,semangat berjuang,semangat berkiprah didunia mulia,didunia dimana kita merupakan bagian penting merubah seseorang dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak mengerti menjadi mengerti,dari tidak menjadi apa apa menjadi apa apa,siapa mereka jadinya dimasa datang.


saya guru,saya tahu rasanya menjadi guru,kadang kadang sulit dalam segala hal,baik dalam ekonomi menghidupi keluarga dan lain lain.tapi bagi guru yang memang guru secara utuh,maksud saya adalah memang menjadi seseorang yang sepenuhnya  curahan hidup pada siswa,membentuk karakter siswa,menjadikan siswa pintar bermoral ,maka kesulitan ekonomi itu bukan berarti apa apa.karena kesulitan sejati yang ada dalam pikiran guru adalah bagaimana cara merubah watak siswanya yang malas menjadi rajin,yang suka membangkang menjadi penurut,yang tidak mengerti sesuatu menjadi mengerti dan paham bahkan sampai pada penerapan ilmu itu dalam masyarakat.sebab jika usaha kita mengajar dan mendidik mereka berhasil itulah kebahagiaan yang sejatinya. 

Guru tidak mengharapkan balas jasa langsung dari murid yang diajarnya.tapi guru tahu dan sadar bahwa jasanya baiknya itu akan di balas oleh Allah dengan caranya sendiri,yang tidak ada orang yang tahu,karena Allah maha mendengar,maha tahu dan maha adil.

Monday, 11 February 2019

TANTANGAN DAN PERJUANGAN GURU PADA GENERASI MILENIAL


TANTANGAN DAN PERJUANGAN GURU PADA GENERASI MILENIAL
Generasi milenial  atau dikenal sebagai generasi yang , mengacu pada setiap orang yang lahir antara tahun 1982 dan 2005. 1Ini adalah generasi terbaru untuk memasuki dunia kerja. Para pemimpin lintas disiplin mencatat tantangan dan peluang yang terkait dengan pelatihan kelompok unik ini.
Namun disayangkan, ada sangat sedikit dalam penelitian untuk menyarankan apa strategi pengajaran bekerja dengan Generasi Y. 2 Satu studi eksplorasi menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang tidak terstruktur di sekolah

Karakteristik Generasi Y ( Generasi Milenial )
Mengawali  Generasi Y ditandai dengan ketidakpastian.. . Peristiwa penting termasuk peristiwa 9 11, 2001, ancaman lain terorisme, globalisasi, resesi ekonomi yang parah,  kekerasan sekolah, dan wabah sindrom pernapasan akut yang parah.  Generasi Y telah menjadi generasi yang sangat terlindungi dan dijadwal ulang. 

Mereka dibesarkan oleh orang tua yang mengatakan kepada mereka bahwa mereka istimewa dan pemenang tanpa alasan lain selain siapa mereka.  Nilai-nilai inti di tempat kerja termasuk keterhubungan sosial online, kerja tim, kebebasan berekspresi, hubungan dekat dengan figur otoritas (seperti yang mereka miliki dengan orang tua), kreativitas, fleksibilitas kehidupan kerja, dan penggunaan teknologi. 2,0

Sunday, 10 February 2019

16 Kinds of Simple Learning Media, Students Become cheerfull of Learning

  learning media with sketches  In the world of education , learning media have an important role in teaching and learning activities .
Illustration of

The learning media itself has the aim that the teaching and learning process is more effective and easy to apply. But the reality of learning media is often overlooked by reason of the limited time to prepare for teaching, it is difficult to find the right media, and the unavailability of costs.

In order for the learning process to be easy and efficient, educators must choose the media that is relevant to the learning objectives to be achieved. Well, the kinds of simple learning media have many kinds that can actually be applied in teaching and learning activities.
Media is a tool or facility or device that serves to convey information. While learning media is everything that can be used to channel messages from the sender to the recipient so that it can stimulate thoughts, feelings, attention and interest in learning that leads to the occurrence of the learning process.

Friday, 8 February 2019

Bagaimana mengenali prilaku nakal anak di sekolah dan cara mengatasinya

Menangani masalah perilaku yang menantang di kelas oleh Jake Lester 

Sebagai seorang guru, salah satu hal paling umum yang akan Anda temui dalam karir Anda adalah berurusan dengan siswa yang menantang. Jika masalah perilaku yang harus Anda tangani membuat Anda frustasi, Anda akan merasa senang mengetahui bahwa guru-guru lain di seluruh dunia menghadapi tantangan yang sama

. Kebutuhan untuk menangani masalah perilaku adalah salah satu paket tambahan yang terkait dengan profesi guru. Penting bagi Anda untuk mencatat bahwa bahkan guru yang paling berpengalaman pun memiliki bagian yang adil dalam mengelola siswa yang sulit. 

Dari perselisihan kekuasaan dan pergulatan di antara para siswa hingga terlalu banyak siswa yang banyak bicara, daftar perilaku keras kepala yang harus Anda hadapi hingga Anda pensiun cukup panjang. Namun, dengan kerangka kerja bagaimana Anda dapat mengatasi semua masalah ini, adalah mungkin bagi Anda untuk lebih unggul daripada siswa Anda dan karenanya membantu Anda menghindari frustrasi dalam pekerjaan Anda. 

Prinsip Pokok Pembelajaran Abad ke-21


Prinsip Pokok Pembelajaran Abad ke-21
Nichols (2013) menyederhanakan prinsip pembelajaran abad ke-21 menjadi empat hal berikut
ini.
1.         Instruction should be student-centered
Pembelajaran seyogyanya menggunakan pendekatan yang berpusat pada siswa. Siswa sebagai subyek pembelajaran yang secara aktif mengembangkan minat dan potensinya. Siswa tidak dituntut menghafal materi pelajaran yang diberikan guru, tetapi mengkonstruksi pengetahuan dan keterampilannya, sesuai dengan kapasitas dan tingkat perkembangan berfikirnya, serta diajak berkontribusi untuk memecahkan masalah-masalah nyata yang terjadi di masyarakat. Hal ini bukan berarti guru menyerahkan kontrol belajar kepada siswa sepenuhnya namun intervensi guru masih tetap di perl ukan.

Guru berperan sebagai fasi l itator yang berupaya membantu mengaitkan pengetahuan awal (prior knowledge) yang telah dimiliki siswa dengan informasi baru yang akan dipelajarinya, memberi kesempatan siswa untuk belajar sesuai dengan cara dan gaya belajarnya masing-masing, dan mendorong siswa untuk bertanggung jawab atas proses belajar yang dilakukannya. Guru juga berperan sebagai pembimbing, yang berupaya membantu siswa ketika menemukan kesulitan dalam proses mengkonstruksi pengetahuan dan keterampilannya.

Thursday, 7 February 2019

Berbagai istilah dan kompetensi yang dibutuhkan pada pendidikan abad 21


Modernisasi Pembelajaran Di Seluruh Distrik Anda
Modern Teacher didirikan untuk memungkinkan Digital Convergence, perubahan mendasar dari ruang kelas tradisional ke lingkungan belajar modern. Kami mengembangkan metodologi berbasis penelitian, Kerangka Konvergensi Digital , untuk mendukung distrik sekolah dalam transisi mereka. Kerangka ini bertempat di platform online yang memungkinkan kabupaten mengatasi dan melacak langkah-langkah dan tonggak penting secara terpadu di seluruh organisasi, menyelaraskan lima pendorong utama:
Blended Learning
Pendekatan Guru Modern memungkinkan Anda untuk memfasilitasi lingkungan belajar yang mencerminkan Model Pembelajaran di seluruh distrik berdasarkan nilai-nilai inti yang ingin Anda lihat di setiap kelas. Infrastruktur pengajaran dan teknologi kabupaten Anda akan memungkinkan Anda untuk menghubungkan nilai-nilai ini dengan pengalaman belajar berskala besar.
Pendidikan Berbasis Kompetensi
Melalui pendekatan unik Guru Modern, kabupaten Anda akan memanfaatkan instruksi berbasis kompetensi untuk melibatkan siswa dalam proses pembelajaran, memelihara kekuatan & minat mereka, membantu mereka menemukan peran mereka dalam komunitas mereka dan mengamankan jalan ke arah itu.

Wednesday, 6 February 2019

VISI PEDAGOGI PEMBELAJARAN ABAD KE-21


Berbagai kajian menunjukkan bahwa siswa lebih berhasil memperoleh kompetensi baru ketika mereka membangun kemampuan metakognitif yang kuat, melakukan refleksi yang obyektif terhadap konsep-konsep yang baru dipelajari, dan mengintegrasikan informasi tersebut dengan pengetahuan dan keterampilan yang telah dimiliki. Proses beradaptasi terhadap pengetahuan yang baru dan memasukkannya ke dalam kerangka kerja konseptual yang telah dimiliki, akan mendukung pembelajaran lebih lanjut, dan pada saatnya akan memunculkan kreativitas dan orisinalitas, dan menentukan kebiasaan kognitif baru. Hal tersebut juga meningkatkan keterampilan berpikir kritis (Lai, 2011).

Pengembangan metakognisi juga didorong oleh kegi atan pembelaj aran berbasis masal ah yang memerlukan kerjasama dengan teman. Proses kolaborasi merangsang siswa untuk mempertimbangkan penggunaan pengetahuan untuk hal baru bersama teman-temannya dan mengembangkan aplikasi baru. Pembelajaran yang menciptakan sebuah komunitas belajar yang positif dan efektif dapat mendukung pembelajaran yang lebih dalam melalui pemerolehan konten pengetahuan dan pengembangan kompetensi intrapersonal dan interpersonal (National Research Council, 2012).
Guru dapat menggunakan respon siswa sebagai kesempatan untuk mengevaluasi kesiapan mereka untuk belajar lebih dalam, dan memperkenalkan konsep-konsep baru yang sesuai dengan menantang pemikiran mereka (Bolstad, 2011).

Monday, 4 February 2019

Guru Abad 21

/script>

Guru abad 21 ,siapakah guru abad 21,bagaimanakah profile guru abad 21,Bagaimanakah semesti guru abad 21 berprilaku dihadapan kelas  ketika dia mengajar atau menyampaikan pelajaran ,ketode mengajar apa dan  bagaimanakah  cara dia mempresentasikan pelajaran termasuk juga proses penilaian terhadap kinerja dan prestasi kerja siswa. .bagaimanakan paradigma guru terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia pada hususnya dan didunia pada umumnya.
Pertanyaan diatas muncul dibenak kita inilah yang perlu dibahas dalam tulisan ini.diantara pertanyaan yang perlu dijawab yang pertama yaitu siapakah guru abad 21.Guru abad 21 adalah guru yang memiliki wawasan berpikir yang luas,pola pikir bebas dan moderat namun tetap konsisten berkarakter baik yang responsive dan edukatif terhadap perkembangan zaman dan pola prilaku anak yang semakin kritis dan terbuka.untuk mencapai atau membentuk guru abad 21 yang dimaksud maka guru harus  dirancang dengan sebuah multiliteracy pedagogical planning dan mempersiapkan peserta didik untuk memiliki berbagai kompetensi sebagai berikut.:

CARA MENGAJAR YANG EFFEKTIF

CARA MENGAJAR YANG EFFEKTIF Guru yang paling efektif memvariasikan gaya mereka tergantung pada sifat materi pelajaran, fase kursus, ...